Entri Populer

Minggu, 26 Mei 2013

Proposal Usaha El' Rusly Telur Ayam Ras

BAB 1
PENDAHULUAN
1.Latar Belakang
Seiring perkembangan jumlah penduduk yang terus meningkat dari tahun ke tahun,serta dengan kesadaran akan arti pentingnya peningkatan mengkonsumsi gizi dalam kehidupan,disamping itu meningkatnya kebutuhan akan masyarakat terhadap mengkonsumsi telor yang terus menigkat untuk dapat memberikan zat bagi tubuh untuk mempertahankan hidup,selain itu telor mengandunag parotein yang tinggi dan energi yanag dibutuhkan oleh tubuh dalam menjalankan aktifitas kehidupan.
Disamping itu telur merupakan suatu jenis bahan makanan yang sangat populer dikalangan masyarakat yang sangat bermanfaat sebagai sumber protein hewani. Hampir semua lapisan masyarakat dapat mengkonsumsi telur sebagai sumber protein hewani karena telur merupakan salah satu bentuk makanan yang mudah diperoleh dan mudah dalam mengelolahnya,sehingga telur merupakan jenis bahan makanan yang selalu dibutuhkan dan dikonsumsi masyarakat.
Selain telur usaha ternak ayam ras petelur merupakan jenis unggas yang paling populer dan paling banyak dikenal orang, serta hewan yang mudah diternakan dengan modal yang lebih kecil bila dibandingkan dengan hewan besar lainya seperti, sapi, kerbau, dan kambing.secara ekonomis, usaha ternak ayam ras petelur memiliki prospek yang menguntungkan karena peermintaan jumlah konsumsi telur yang selalu lebih tinggi daripda tingkat produksi telur, serta memiliki peluang pasar yang besar yang lebih potensial dan usaha yang mampu bertahan saat krisis ekonomi terjadi.

2.Tujuan
a. untuk memenuhi akan kebutuhan gizi masyarakat dalam mengkonsumsi telur
sebagai; sumber protein hewani.
b.untuk meningkatkan kesehatan masyrakat untuk mengkonsumsi makanan
yang bergizi dan kebutuhan protein bagi tubuh.
c.untuk memanfaatkan potensi wilayah yang sangat potensial untuk usaha
ternak ayam ras petelur.

BAB II
MEKANISME USAHA


Nama usaha : Usaha Ternak Ayam Ras Petelur
Jenis usaha : Penjualan Telur Ayam Ras
Pemilik usaha : El.Rusly
Alamat usaha : Jalan jeruk kel. Wumialo.


LOKASI USAHA
Lokasi usaha di dirikan pada tempat yang cukup strategis yang bertempat di guguk dibelakanag pasar, yang mempunyai tanah yang cukup luas, seluas 200 M2 persegi, yang sangat dekat dengan pusat perdagangan.

PRODUK
Telur yang dihasil ayam ras petelur yang memiliki bibit unggul serta dengan makanan ayam yang bervitamin dan penuh protein ayam, sehingga dapat menjaga kesehatan ayam dan menghasilkan telur dengan proses secara alami serta memiliki kualitas yang tinggi mengandung kandungan protein yang tinggi disamping itu telur mengandung kandungan energi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, selain memiliki kandungan protein dan energi juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, serta dapat dikonsumsi konsumen dalam berbagai bentuk dan memiliki daya tahan lama serta dapat dengan mudah dalam menditribusikan.



PROSES PRODUKSI.
Dalam melakkukan produksi telur dapat dilakukan dengan cara:
a. Pertama melakukan pengumpulan telur di kandang ayam,yang dapat dilakukan dengan tiga kali dalam sehari,pengambilan pertama mengambil telur pertama jam 10.00- 11.00,dan pada pengambilan kedua dapat dilakukan jam 13.00-14.00,serta pengambilan terkhir pada jam 15.00-16.00.
b. Kedua setelah telur dikumpulkan,maka memisahkan telur yang tidak normal dengan telur yang normal,yang bertujuan agar dalam proses pengemasan telur dapat dikemas dengan baik,serta dapat dipisahkankan sesuai dengan tempat telur yang telah disediakan,sehinggan telur tersebut dapat terjaga keamanannya.
c. Ketiga Setelah telur siap dipindahkan dari pengumpulan ketempat papan telur yang betujuan agar telur aman dan terhindar dari kerusakan telur,sehingga tidak terjadi kerusakan pada telur,serta memudahkan dalam membawa telur ketempat penyiapan telur yang siap untuk di distribusikan atau dipasarkan. Setelah telur siap di pindahkan ke papan telur maka papan telur di ikat dengan tali, dalam satu ikatan berisi 10 papan telur,yang bertujuan agar mudah dalam memasarkan dan mendisribusikan telur.

BAHAN BAKU
Bahan baku untuk memproduksi telur adalah ayam yang memiliki bibit unggul yang baik yang mempunyai kualitas yang tinggi yang dapat memproduksi telur dengan secara alami serta dapat mengahsilkan telur dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang lebih efesien, sehingga telur yang di produksi dapat menyeimbangkan tingkat produksi dengan tingkat konsumsi telur.

PEMASARAN
Target Pasar pertama masyarakat kota gorontalo yang berjumlah 180.127 jiwa usaha ini mempunyai peluang yang sangat menguntungkan, terutama dipenjualan pada masyarakat kota gorontalo sendiri yang dapat memberikan keuntungan yang lebih besar.
Kedua target pasar adalah pasar lokal yang ada di gorontalo yang berjumlah 2.719 jiwa yang sangat menyukai peluang pasar yang sangat potensial terhadap pasar lokal di gorontalo yang memiliki permintaan yang sangat besar terhadap kebutuhan pasar.

KONDISI PESAING
Bahwasanya dalam usaha ternak ayam ras petelur yang cukup banyak digorontalo dan usaha yang tak berapa jauh dari usaha sejenis dan kami yakin usaha kami memiliki prospek yang menguntungkan untuk kedepanya.dalam menghadapi pesaing usaha kami memberikan harga. harga 1butir telur Rp 1.500,- harga 1 papan telur Rp 36.000,- sehingga usaha kami dapat mengahadapi pesaing dalam merebut peluang pasar dan calon konsumen, sehingga usaha kami dapat memiliki peluang pasar yang begitu besar serta dapat keuntungan yang lebih besar.

STRATEGI PASAR
Dalam memasarkan telur, usaha kami memiliki strategi dengan melakukan konsinyasi dengan masyarakat di gorontalo sebagai calon konsumen dan konsinyasi kepada toko-toko sehingga proses pemasaran telur dapat bersaing dengan pesaing, sehingga dapat mencari keuntungan yang lebih besar dari pada pesaing.

ANALISIS BIAYA DAN PENDAPTAN

BIAYA INVESTASI
Pembelian tanah Rp 25.000.000
Pembuatan kandang Rp 10.000.000
Total investasi Rp 35.000.000

MODAL KERJA
Modal kerja yang digunakan perushaan 1 tahun

Bahan baku Rp 6.000.000
Biaya pabrik Rp 4.000.000
Biaya perlagkapan Rp 2.000.000
Bahan penolong Rp 1.000.000
Tenaga kerja Rp 3.000.000

Total Rp 16.000.000

Penjualan selama 5 tahun kedepan
Tahun 2013 :1000 ikat papan telur @36000=Rp 25.000.000 x 5=Rp 125.000.000

Penjualan selama 5 tahun kedepan dengan target produksi kelipatan 500 ikat telur.
Tahun 2013: 1000 ikat papan telur @ 36000=Rp 25.000.000
Tahun 2014: 1500 1kat papan telur @ 36000=Rp 54.000.000
Tahun 2015 :2000 ikat papan telur @ 36000=Rp 72.000.000
Tahun 2016 ;2500 Ikat papan telur @ 36000=RP 90.000.000
Tahun 2017 :3000 ikat papan telur @ 36000=Rp 108.000.000
Total penjualan = Rp 394.000.000

Keuntungan/Laba
Penjualan Rp 394.000.000
Modal Rp 35.000.000
Keuntungan Rp 359.000.000

Laba bersih
Beban Rp.16.000.000 x 5 tahun = Rp.80.000.000 – Rp.359.000.000= Rp.279.000.000

Jadi keuntungan/laba dalam 5 tahun kedepan dengan target produksi 500 ikat telur adalah Rp.279.000.000




BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
Usaha ternak ayam merupakan usaha yang mempunyai prospek yang menguntungkan dan memiliki peluang pasar yang sangat besar yang dapat menguasai pasar selain itu usaha ternak ayam ras ini memiliki keuntungan yang begitu besar dan dalam pengembangan usaha ini juga sangat mudah dan dengan modal yang tidak begitu besar.

Saran
Hendaknya usaha ini dkembangkan secara baik sebab dengan usaha ini dapat meningkatkan gizi untuk kesehatan masyarakat sehingga untuk kedepanya dapat meningkatkan kesehatan masyarakat tentunya yang ada di kota gorontalo.


Kamis, 07 Maret 2013

Makalah Kerawang Gorontalo



Makalah

Di Susun
O
L
E
H
NAMA             : ELPIAN RUSLY
NIM                  : E2111155
JURUSAN     : MANAJEMEN
KELAS            : REGULER



FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ICHSAN GORONTALO
T.A 2012-2013



  • KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kami kesempatan dan kesehatan, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini, dimana makalah yang kami buat ini yang berjudul tentang Pemasaran Produsen Kerawang

Makalah ini memberikan perhatian yang besar mengenai Bagaimana Produksi Kerawang sampai di pasarkan.Dengan konsep dan rincian yg berbeda sehingga kita bisa mengetahuia nya.
Makalah ini disajikan secara sistematis dan relevan sehingga memudahkan untuk memahaminya. Akhir kata,tak ada gading yang tak retak, sehingga dengan istilah ini penulis menyadari bahwa apapun hasil karya manusia dimuka bumi ini tidak ada yang dinamakan sempurna, terutama pada makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kepada siapapun yang sempat membaca makalah ini agar kiranya bisa memberikan kritik dan saran yang membangun guna memperbaiki penulisan makalah-makalah yang lainnya.
     Akhirnya, semoga makalah ini dapat memberikan sedikit pengetahuan kepada kita semua, Amin.



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………i
DAFTAR ISI……………………………………………………………………….….ii
BAB 1 PENDAHULUAN…………………………………………………………....1
1.1  Latar Belakang…………………………………………………….…....1
1.2  Tujuan……………………………………………………………….…....1
BAB 2 PEMBAHASAN………………………………………………………….......2
            2.1 SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN…………………………….......2
            2.1.1 CARA PRODUKSI………………………………………………..…....3
            2.1.2 MACAM-MACAM KAIN KERAWANG………………………………4
2.1.2 NAMA KAIN DI PRODUKSI……………………………………..…....5
            2.1.3 MOTIF DAN CORAK……………………………………………...…...5
            2.1.4 CARA PROMOSI………………………………………………...……..6
BAB 3 PENUTUP……………………………………………………………………...8
             KESIMPULAN……………….………………………………………………..8
            SARAN………………………………………………………………………....8
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………..9




BAB 1
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
BICARA kain kerajinan, Jawa punya batik, Palembang miliki songket, Gorontalo pun tak mau kalah. Provinsi ini punya sulaman kain Kerawang. Adakah kaitannya dengan Karawang, Jawa Barat?

Ternyata, kerawang yang dimaksud itu berasal dari kata "Karawo" yang artinya sulaman dengan tangan. Kerajinan ini berkembang sejak lama dan kini sudah menjadi sentra kerajinan khas Gorontalo. Bahkan sulaman kain kerawang kerap dijadikan baju seragam para jemaah haji dari Gorontalo.

1.2  TUJUAN
1.    Untuk mengetahui produksi kain kerawang dari segi antara lain ;
-       Apa bahan dari kain kerawang,
-       Cara produksi kain kerawang tersebut,
-       Sampai promosi dan pendistribusiannya
2.    Dan apakah kain kerawang ini bisa menembus pasar global.

BAB 2
PEMBAHASAN

2.1 SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN
Usaha kerajinan sulaman kerawang “Naga Mas” Desa Mongolato kecamatan telaga kabupaten Gorontalo di mulai sejak tanggal 17 oktober 1976. Di mulai di awali 3 lembar saputangan kerawang yang merupakan hasil produksi dari buah tangan sendiri, produksi 3 lembar sapu tangan ini mempunyai harga pokok Rp 125.000/ lembar dan langsung di pasarkan / di jual di toko “Morotai” Gorontalo dengan harga jual Rp 175.000/ lembar.
Selain itu ada juga usaha kerajina kerawang yang ada di gorontalo seperti yang saya wawancara antara lain “Bintang kerawang” jl.suprato baru jln 4 bulan pemiliknya bapak Mahmud 47 tahun berdirinya toko ini sejak tahun 2009 di promosikan di toko sendiri produksik nya dari desa pilohayanga, toko “Kerawang Kembang” Indah jl.raja eyato no.29 produksinya dari pinjaman bank ,ada juga “Mahkota Tailor” di desa motilango kecamatan telaga pemilik nya yaitu Salapudin Adam  Modalnya di dirikan nya toko yaitu dar modal sendiri dan bantuan dari cabang gorontalo  usaha nya sudah berdiri sejak 3 tahun yang lalu  dan gaji untuk karyawan nya sebesar  Rp 400.000.00 sedangkan  “Galeri Kerawang” jl.limboto kecamatan telaga pemiliknya yatu Olan umur 32 tahun toko tersebut berdiri  februari 2010,modalnya untuk membangun toko ini dari uang nya sendiri,pendapatan sehari Rp 1.000.000 perbulan Rp 20.000 per tahun Rp 328.162.000

2.1.1  CARA PRODUKSI
Proses membuat sulaman kain kerawang cukup rumit. Terlebih dulu membuat desain sulaman di kertas milimeter blok. Kernudian, kain dipotong sesuai ukuran. Lapisan kain dibuka benang-benangnya untuk ruang sulaman. Ukurannya sesuai jenis kain yang dipakai dan besar motifnya. Setelah itu kain langsung disulam.

Sulaman berbagai bentuk diburat dengan menggunakan alat pamedangan, silet, gunting, dan benang bermacam warna. Motif sulaman bermacam, terutama aneka bunga dan hewan seperti tulip, mawar, dan kupu-kupu. Ada juga motif lambang perusahaan sesuai pesanan konsumen.

Sehelai sulaman kain kerawang rampung selama satu minggu hingga satu bulan bahkan lebih. Lama pengerjaan sesuai dengan jenis kain, benang, dan motifnya. Kain berkualitas terbaik dengan menggunakan benang emas dan motif yang rumit memerlukan waktu lebih lama.
Harganya juga sangat bervariasi. Untuk kain dan baju perempuan mulai Rp125 ribu sampai Rp250 ribu, terutama yang menggunakan benang emas. Sedangkan untuk baju pria, terdiri dari jas wool seharga Rp400 ribu, jas biasa Rp150 ribu, dan kemeja antara Rp50 ribu sampai Rp75 ribu.

Selain sulaman kain dan baju, dihasilkan pula berbagai macam barang yang dihiasi sulaman kain kerawang, seperti tas, sapu tangan, dasi, kopiah, taplak meja, sprei, tatakan gelas, topi bahan rotan, mukena, dan kipas. Semuanya bisa jadi oleh-oleh menarik sepulang dari Gorontalo.

2.1.2 MACAM-MACAM KAIN KERAWANG
- Sipon
            - Perporan
            - Sutra
            - Wol
            - Wit dll


2.1.3  NAMA KAIN YANG DI PRODUKSI
 Adapun berbagai macam kain kerawang yang di produksi oleh perusahan kerajinan sulaman kerawo “Naga Mas” antara lain :
a.    Kopia (berupa songko tapi berbentuk seperti keranjang)
b.    Kameja kokoh
c.    Kameja tapeka
d.    Sapu tangan
e.    Kipas
f.     Kenso Dll.


2.1.4  MOTIF DAN CORAK
Motif yaitu suatu bentuk yang indah di liat yang digambarkan dalam suatu kain / pakaian sedangkan corak yaitu suatu warna yang di gabungkan dengan motif sehingga membentuk gambar yang indah.
Adapun motif dan corak yang di berikan pada kain kerawang antara lain :
1.    Tulip
2.    Rambutan
3.    Kupu-kupu
4.    Logo sebuah grup sepak bola dll.

    

 2.1.5  CARA PROMOSI
            Untuk itu perusahaan kerajinan sulaman kerawo “Naga Mas” melaksanakan kegiatan promosi terhadap sulaman kerrawang ini ditempuh dengan cara antara lain :
1.    Advertesin ( periklanan )
-       Iklan melalui Radio-radio swasta, baik di gorontalo maupun di daerah lain.
-       Iklan melalui bioskop-bioskop
-       Iklan melalui surat kabar dan majalah
-       Iklan melalui dunia maya (Internet)
2.    Personal selling. Oleh Perusahaan kerawan sulaman kerawo naga mas gorontalo ditempuh dengan cara mengatur barang-barang untuk mengunjungi pedagang besar maupun pengecer khusus
3.    Promosi penjualan meliputi antara lain:
-       Demonstrasi yaitu dengan memperagakan secara langsung pemakaiannya
-       Trade promosion dan pemasaran dilakukan dalam rangka berpaptisipasi dalam setiap pameran.




BAB 3
PENUTUP
KESIMPULAN
            Dari semua data yang di kumpulkan satu yang saya simpulkan bahwa produksi kain kerawang di bilang rumit mengapa demikian karena dari segi kain kerawang yang harus di cari dan pembuatan Motif dan corak yang terbilang susah karena hanya dari segi tenaga kerja yang terampil yang hanya bisa mengerjakan kain kerawang tersebut.

SARAN
            Dengan hasil semua wawancara yang saya lakukan dengan beberapa konsumen dan pembuktian nya bahwa kain kerawang di gorontalo masih kurang diminati oleh kalangan muda terkecuali pejabat / petinggi-petinggi daerah,
sehingga saya menyarankan kepada produksi kain kerawang bahwa kinerja nya lebih di tingkatkan berupa segi motif dan coraknya harus beda dari sebelumnya seperti dibuatnya gambar yang di minati oleh kalangan muda agar kain kerawang tersebut terlihat beda.saya juga menyarankan kepada mereka produksi kain kerawang bahwa penyuluhan cara pembuatan kain kerawang ini harus di bantu oleh pemerintah karena kain kerawang ini adalah kain kebanggaan gorontalo,agar kedepan nya masih lahir bibit-bibit pengrajin pembuat kain kerawang.



DAFTAR PUSTAKA
Ahmad salapudin,desa motilango/
Olan, 32 thn,kecamatan telaga.
Mootalu Ariti 36 thn,pilohayanga barat.
http://lifestyle.okezone.com/read/2011/07/24/29/483604/kerawang-kain-cantik-khas-gorontalo